What could he be thinking?

November 1, 2007

Amigdala, misalnya di dasar sistem limbic (tempat respons-respons agresif bekerja), menjadi kurang aktif ketika pasangan suami-istri berkomunikasi. Dalam beberapa kasus komunikasi berhasil meredakan ketegangan dikarenakan kurang aktifnya amigdala yang memicu menurunnya kadar adrenalin.

Amigdala akan memberikan respon sebelum wilayah korteks (bagian dari otak yang bertanggungjawab terhadap rasionalitas dan keputusan) dapat memproses kerasionalan reaksi tubuh. Bisa dikatakan, otak memiliki sistem elektrikal sedemikian hingga tubuh bereaksi menggunakan amigdala sebagai pusat emosi lebih cepat daripada tubuh menyadari apa yang dilakukan.

Kelebihan dopamine mungkin dikuatkan oleh lepasnya serotonin pada otak

One Response to “What could he be thinking?”

  1. Mr WordPress Says:

    Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.


Leave a Reply